Sate Gebug Malang

Sate Gebug Malang adalah kuliner legendaris di Malang yang memiliki menu sate dengan citarasa super lezat, dan pastinya disukai masyarakat. Harga sate terkenal mahal, tetapi memang rasanya benar-benar mantap. Bila kamu berada di Malang, maka patut mencoba kuliner populer satu ini.

sate gebug malang
Foto by @putritaruno

Selain memiliki daftar tempat wisata yang bagus-bagus untuk liburan, Malang juga punya tempat wisata kuliner yang ngehits dan menjadi favorit bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat di Malang dan para pecinta wisata kuliner. Tidak hanya kuliner Bakso yang populer di Malang, ada kuliner yang kepopulerannya hingga ke seluruh nusantara, ialah sate.

Sudah tahu belum kalau di Malang ada Sate Gebug yang melegenda. Warung sate ini sudah ada sejak tahun 1920. Jika dihitung, sudah hampir 100 tahun lamanya. Sejak berdirinya hingga saat ini belum pernah pindah tempat, masih tetap sama lokasinya. Tidak hanya usianya yang sangat lama, warung sate ini terkenal dengan menu sate-nya yang memiliki citarasa sangat lezat. Warung sate ini sudah memiliki banyak sekali pelanggan, baik dari kota Malang maupun dari luar kota Malang.

Sate Gebug ini memiliki keunikan dalam hal proses memasaknya. Kuliner sate di sini sibuat dengan bahan daging Sapi segar yang kombinasikan dengan bumbu rempah-rempah pilihan yang berkualitas. Sate dimasak oleh juru masak profesional yang berpengalaman hingga puluhan tahun dengan metode yang berkelas. Proses memasaknya yang unik dan mungkin kamu belum pernah menemukan hal ini sebelumnya.

Salah satu metode memasak sate ini ialah daging Sapi yang digebug sampai lunak. Sesuai dengan namanya, Sate Gebug, kata “Gebug” dalam bahasa Indonesia berarti “Pukul”. Daging Sapi dipukul-pukul, kemudian diberi bumbu, lalu dibakar. Hasilnya benar-benar makyus, baik dari segi tampilan sate, tekstur, aroma sate, hingga citarasa yang sangat lezat. Oleh karena itu, wajar bila warung sate ini eksis sejak lama dan selalu menjadi buruan bagi para penikmat kuliner.

Berada di warung sate Gebug ini nuansanya sangat kental dengan nuansa kota Malang tempo dulu. Di sini kamu akan menemui adanya gardu listrik kuno didesain dengan tampilan warna hijau tua, sehingga terdapat kesan klasik. Bagian interior ruangan juga identik dengan arsitektur jaman dulu. Di sudut ruangan juga terdapat sebuah radio mono, dimana kala itu radio mono merupakan barang mewah. Selain itu, semua furniture yang ada, mulai dari meja, kursi, hingga jendela pun berbahan dasar kayu, serta kombinasi dengan pondasi batu-bata besar yang menjadikan warung ini begitu khas ala Malang tempo dulu.

Ada keunikan lain yang ada di warung sate ini. Misalnya saja ketika ada pesanan, maka untuk menginstruksikan pesanan kepada juru masak dengan menggunakan lonceng disambung dengan tali. Bila kamu datang ke warung ini pasti akan mengetahui banyak hal, terutama keunikan serta nunasa tempo dulu yang sangat khas. Menariknya lagi, berbeda dari tempat kuliner lainnya, kalau di warung sate ini si pemilik warung sendiri yang langsung mengantarkan menu pesanan kepada para pelanggan. Hal ini supaya terjalin keakraban antara pemilik warung dengan para pelanggannya.

Suasana tempo dulu yang kental menjadikan warung sate ini menjadi tempat favorit untuk bernostalgia bagi generasi 40-an maupun 60-an. Tak jarang pula pelancong dari luar kota yang sengaja mampir untuk dapat berwisata kuliner di warung ini yang disebabkan karena kepopuleran Sate Gebug Malang ini. Kepopulerannya memang tidak diragukan lagi. Tak jarang Sate Gebug legendaris masuk liputan acara televisi.

Menu Sate Gebug Malang

Adapun menu makanan yang disajikan untuk para pelanggan di warung Sate Gebug ini ialah sate gebug yang dilengkapi dengan menu pendampin seperti; sop, rawon, dan soto. Juga dilengkapi dengan empe dan mendol khas Malang. Menu sate yang komplit menjadikannya semakin istimewa. Maka wajar bila harga yang ditawarkan cukup mahal, karena memang sesuai dengan kualitas.

menu sate gebug malang
Foto by @stayhungry.id

Seperti halnya sate pada umumnya, setiap tusuk sate ada bumbu kecap. Kombinasi rasa manis dan pedas begitu menyatu, dan pastinya citarasa-nya benar-benar nikmat.

Daging sate yang empuk dihasilkan dari pukulan-pukulan saat proses memasak. Ini menjadi ciri khas sate gebug yang unik dan berbeda dengan sate pada umumnya. Daging sate di sini sangat lembut dengan kematangan yang pas. Kematangan daging yang menyatu dengan lemaknya menjadi perpaduan yang sempurna. Aroma sate yang harusm dan khas, serta menggugah selera untuk segera menyantapnya.

Lokasi Warung Sate Gebug Malang

Keberadaan warung Sate Gebug Malang hingga kini mejadi buruan banyak orang. Bila kamu berada di Malang atau juga hendak berlibur di Malang, maka bisa mencoba mampir untuk bersiwata kuliner di warung sate ini. Lokasinya mudah ditemukan, karena memang letaknya sangat strategis berada di pinggir jalan raya, yang merupakan jalur utama Malang – Surabaya. Lokasinya tepat di Jalan Jendral Basuki Rahmat, Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

Lihat Peta: Google Map

Lokasi warung sate ini tak jauh dari Alun-Alun Kota Malang. Dari Alun-Alun hanya berjarak kurang dari 1 Km, atau tepatnya 850 meter saja. Kamu bisa berjalan kaki dengan menghabiskan waktu cuma 11 menit saja.

Harga Sate Gebug Malang

Menu sajian di warung sate ini cukup komplit dan citarasa sate-nya yang super lezat. Harga menu sate di sini dibandrol dengan harga Rp 25.000 per tusuk-nya. Sekilas terdengar mahal memang. Tetapi ukuran daging tiap tusuknya cukup besar. Serta daging sate-nya sangat empuk karena telah digebug. Selain itu, warung sate ini juga sangat populer dan legendaris. Maka, wajar bila pemilik warung Sate Gebug mematok harga yang fantastis.

Baca Juga: